CARA ORDER DI FOREX
BUY DAN SELL DI FOREX
BUY = BELI suatu
MATA UANG dengan harapan MATA UANG tersebut akan NAIK.
Contoh: Kamu
buat analisis tentang DOLLAR, berdasarkan analisis kamu DOLLAR akan NAIK, jadi
kamu BUY GBP/USD di harga 1.2000 dan ternyata ANALISIS KAMU BENAR, harga
bergerak naik ke angka 1.2050. Dengan begitu kamu PROFIT 50 PIPS.
SELL = MENJUAL
suatu MATA UANG dengan harapan MATA UANG itu akan TURUN.
OPEN POSITION = Ketika kamu
memutuskan untuk BUY atau SELL itu tandanya kamu BUKA POSISI UNTUK TRADE.
CLOSE POSITION =
Ketika kamu mutusin untuk NUTUP TRANSAKSI. (Bisa dilakukan manual dengan
menekan tombol CLOSE POSITION)
Contoh: Kamu
OPEN POSITION GBP/USD di harga 1.2000 kemudian harga bergerak NAIK ke angka
1.2050. Kamu sudah dapat untung 50 PIPS dan kamu mau CLOSE POSITION secara
manual, yang perlu kamu lakukan hanya tinggal MENEKAN TOMBOL CLOSE POSITION.
LIMIT ORDER = Digunakan
kalo kamu BUY DI BAWAH harga SEKARANG, atau SELL DI ATAS harga SEKARANG.
Contoh: Harga
GBP/USD sekarang adalah 1.2000, kamu bisa bikin PENDING ORDER dengan SELL LIMIT
ketika harga di atas 1.2000. Dengan BUY LIMIT kamu bisa biki PENDING ORDER
ketika harga di bawah 1.2000.
LEVERAGE = MODAL YANG DI LIPAT GANDAKAN BROKER.
Kalo kita
tuker uang di bank atau money changer, mereka engga nawarin yang namanya
LEVERAGE. Cuma FOREX yang punya LEVERAGE. Setiap BROKER nawarin LEVERAGE yang
berbeda. Ada yang 1:100, 1:1200, 1:500, 1:600 SAMPE 1:1000.
Waktu saya
masih pake DEMO ACCOUNT, saya pake LEVERAGE 1:1000. KETIKA saya sudah pakai
akun REAL saya pakai LEVERAGE 1:600.
Banyak yang
bilang kalo pake LEVERAGE besar bahaya, menurut saya ENGGA JUGA. Justru malah
tambah enak pake LEVERAGE BESAR, yang BIKIN bahaya adalah TANGAN GATAL pingin
OPEN POSITION TERUS yang ujung-ujungnya bikin kena MARGIN CALL. ITU BARU
BAHAYA.
Contoh: Dengan
modal 100 dollar dan pakai LEVERAGE 1:1000 kita seakan-akan TRADE dengan modal
$100.000. KEREN KAN?
0 komentar :
Posting Komentar