Selasa, 06 Desember 2016

CARA BUAT ORDER DI FOREX

CARA ORDER DI FOREX
BUY DAN SELL DI FOREX

BUY = BELI suatu MATA UANG dengan harapan MATA UANG tersebut akan NAIK.
Contoh: Kamu buat analisis tentang DOLLAR, berdasarkan analisis kamu DOLLAR akan NAIK, jadi kamu BUY GBP/USD di harga 1.2000 dan ternyata ANALISIS KAMU BENAR, harga bergerak naik ke angka 1.2050. Dengan begitu kamu PROFIT 50 PIPS.

SELL = MENJUAL suatu MATA UANG dengan harapan MATA UANG itu akan TURUN.

OPEN POSITION = Ketika kamu memutuskan untuk BUY atau SELL itu tandanya kamu BUKA POSISI UNTUK TRADE.

CLOSE POSITION = Ketika kamu mutusin untuk NUTUP TRANSAKSI. (Bisa dilakukan manual dengan menekan tombol CLOSE POSITION)
Contoh: Kamu OPEN POSITION GBP/USD di harga 1.2000 kemudian harga bergerak NAIK ke angka 1.2050. Kamu sudah dapat untung 50 PIPS dan kamu mau CLOSE POSITION secara manual, yang perlu kamu lakukan hanya tinggal MENEKAN TOMBOL CLOSE POSITION.

LIMIT ORDER = Digunakan kalo kamu BUY DI BAWAH harga SEKARANG, atau SELL DI ATAS harga SEKARANG.
Contoh: Harga GBP/USD sekarang adalah 1.2000, kamu bisa bikin PENDING ORDER dengan SELL LIMIT ketika harga di atas 1.2000. Dengan BUY LIMIT kamu bisa biki PENDING ORDER ketika harga di bawah 1.2000.

LEVERAGE = MODAL YANG DI LIPAT GANDAKAN BROKER.
Kalo kita tuker uang di bank atau money changer, mereka engga nawarin yang namanya LEVERAGE. Cuma FOREX yang punya LEVERAGE. Setiap BROKER nawarin LEVERAGE yang berbeda. Ada yang 1:100, 1:1200, 1:500, 1:600 SAMPE 1:1000.
Waktu saya masih pake DEMO ACCOUNT, saya pake LEVERAGE 1:1000. KETIKA saya sudah pakai akun REAL saya pakai LEVERAGE 1:600.
Banyak yang bilang kalo pake LEVERAGE besar bahaya, menurut saya ENGGA JUGA. Justru malah tambah enak pake LEVERAGE BESAR, yang BIKIN bahaya adalah TANGAN GATAL pingin OPEN POSITION TERUS yang ujung-ujungnya bikin kena MARGIN CALL. ITU BARU BAHAYA.
Contoh: Dengan modal 100 dollar dan pakai LEVERAGE 1:1000 kita seakan-akan TRADE dengan modal $100.000. KEREN KAN?


0 komentar :

Posting Komentar

 
;